Kenali Gejala Kecanduan Games Pada Anak

Bermain komputer games bagi anak-anak merupakan kegiatan rutin yang selalu mereka lakukan setiap hari. Tidak masalah apabila anak bermain games selama dalam batas wajar. Akan tetapi jika kegiatan anak mulai terganggu karena bermain games, Anda perlu waspada. Bisa jadi anak Anda mulai kecanduan games.

Meskipun kecanduan games tidak termasuk dalam kategori gangguan mental, akan tetapi menurut banyak pakar kesehatan mental kecanduan bermain games sama dengan bermain judi. Games memang sengaja dirancang agar pemainnya terus bermain games. Mereka bisa melampiaskan kebrutalan melalui games karena tidak ada konsekuensi yang nyata. Pemain difokuskan untuk mendapatkan senjata baru atau score yang tinggi yang membuat pemain enggan berhenti bermain. Salah satu candu lainnya adalah games dapat dijadikan pelarian dari masalah karena menyita waktu. Hal ini dapat berdampak buruk karena mereka pasti akan memilih bermain daripada menyelesaikan masalahnya.

Berikut adalah beberapa gejala kecanduan game. Waspadalah apabila sebagian besar gejala di bawah ini dialami anak Anda. Bisa jadi anak Anda sudah kecanduan game:

  1. Anak selalu menghabiskan waktu bermain game diluar jam sekolah
  2. Anak sering tertidur di kelas
  3. Anak sering melalaikan tugas sekolah
  4. Anak suka berbohong mengenai waktu yang ia habiskan untuk bermain game
  5. Anak mulai menjauh dari kelompok sosialnya (teman, klub, ekskul)
  6. Nilai sekolah jeblok
  7. Anak suka membolos
  8. Anak mudah marah apabila tidak bermain game
  9. Anak mulai lupa makan, lupa mandi, karena asyik bermain game

Jika sudah demikian, yang bisa Anda lakukan adalah jangan langsung memarahi dan melarang mereka bermain game. Karena salah-salah anak Anda malah diam-diam bermain di warnet. Ajaklah mereka berbicara baik-baik. Buat perjanjian dengan mereka kapan waktu yang diperbolehkan untuk bermain game. Selebihnya, Anda bisa mengalihkan keinginan mereka bermain game dengan kegiatan-kegiatan lain. Misalnya dengan ikut les yang sesuai dengan minat mereka. Kemudian ajaklah mereka untuk jalan-jalan untuk merefresh pikiran. Dengan begini pikiran anak akan teralihkan dari game.

image source: .techaddiction.ca

×